Pendampingan Komunikasi Digital Inovatif bagi Pengrajin Tahu Sumedang dalam Mendukung Gastrodiplomasi Daerah

Authors

  • Sri Dewi Setiawati Universitas Telkom Author
  • Lusy Mukhlisiana Universitas Telkom Author
  • Martha Tri Lestari Universitas Telkom Author

Keywords:

komunikasi digital, gastrodiplomasi, digital storytelling

Abstract

Tahu Sumedang merupakan produk gastronomi khas yang merepresentasikan identitas budaya dan potensi ekonomi Kabupaten Sumedang. Namun, industri Tahu Sumedang yang didominasi oleh UMKM masih menghadapi tantangan berupa pola komunikasi dan pemasaran yang cenderung konservatif serta belum optimal memanfaatkan media digital. Kondisi ini membatasi peran Tahu Sumedang sebagai instrumen gastrodiplomasi daerah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengembangkan kompetensi komunikasi digital pengrajin Tahu Sumedang melalui pendampingan komunikasi digital inovatif untuk mendukung penguatan gastrodiplomasi Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif berbasis komunitas yang dilaksanakan secara bertahap, meliputi pemetaan awal kompetensi komunikasi digital, literasi gastrodiplomasi, pendampingan digital storytelling, aktivasi media digital, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan kapasitas pengrajin dalam memaknai komunikasi digital tidak hanya sebagai sarana promosi, tetapi sebagai media pembentukan narasi, identitas, dan citra gastronomi daerah. Pengrajin mulai mampu menyusun cerita produk yang menonjolkan nilai tradisi, keaslian, dan identitas lokal, serta mengelola komunikasi digital secara lebih konsisten. Analisis menunjukkan bahwa integrasi literasi digital, narrative persuasion, dan brand trust memperkuat komunikasi digital sebagai instrumen gastrodiplomasi berbasis komunitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Nurhadi, “Mengenal Gastrodiplomasi, Jenis Diplomasi yang Mengandalkan Makanan,” Tempo.co, Jakarta, pp. 1–21, 2021. [Online]. Available: https://gaya.tempo.co/read/1803987/ini-alasan-gerd-bisa-sebabkan-bau-mulut?tracking_page_direct

T. Jamiat, Nuslih; Sumarni, “Pemanfaatan Digital Marketing pada pengerajin Tahu Bungkeng Kabupaten Sumedang Oleh,” Sustain., vol. 11, no. 1, pp. 1–14, 2019, [Online]. Available: http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

V. I. Kraak and M. Story, “Influence of food companies’ brand mascots and entertainment companies’ cartoon media characters on children’s diet and health: A systematic review and research needs,” Obes. Rev., vol. 16, no. 2, pp. 107–126, 2015, doi: 10.1111/obr.12237.

D. Zimand-Sheiner, “Four Dimensions of Brand Storytelling: Framework for Managing and Analyzing Online Brand Stories,” Int. J. Bus. Commun., Jul. 2024, doi: 10.1177/23294884241261362.

N. T. Astuty and D. Setiawati, “Improving Indonesia’s Culinary Image Through Gastrodiplomacy at the MSMEs Restu Mande,” vol. 17, no. 2, 2025, [Online]. Available: https://doi.org/10.18196/jkm.v17i2.26342

Y. C. J. Lin and T. C. Bestor, “Embedding food in place and rural development: Insights from the Bluefin Tuna Cultural Festival in Donggang, Taiwan,” J. Rural Stud., vol. 79, no. September, pp. 373–381, 2020, doi: 10.1016/j.jrurstud.2020.08.030.

M. A. R. S. Bima et al., “Peranan Mahasiswa dalam Membentuk Desa Wisata Gisik Cemandi sebagai Destinasi Pariwisata di Kecamatan Sedati, Sidoarjo,” Nusant. Community Empower. Rev., vol. 2, no. 1, pp. 9–16, 2024, doi: 10.55732/ncer.v2i1.1141.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Pendampingan Komunikasi Digital Inovatif bagi Pengrajin Tahu Sumedang dalam Mendukung Gastrodiplomasi Daerah. (2025). ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(7), 323-331. https://jurnal.nawansa.com/index.php/abdimas/article/view/815

Most read articles by the same author(s)

<< < 8 9 10 11 12 13 14 > >>