Evaluasi Pelaksanaan Posyandu ILP di Wilayah Kerja Wringinanom Kabupaten Gresik Tahun 2025
Keywords:
Posyandu Integrasi Layanan Primer, Evaluasi Pelaksanaan, Posyandu AktifAbstract
Latar Belakang: Pos Pelayanan Terpadu Integrasi Layanan Primer (Posyandu ILP) merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan primer yang bertujuan memperluas cakupan pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup. Implementasi ILP yang relatif baru berpotensi mempengaruhi pencapaian indikator posyandu aktif, sehingga diperlukan evaluasi pada periode awal penerapannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Posyandu ILP berdasarkan indikator posyandu aktif di wilayah kerja Puskesmas Wringinanom Kabupaten Gresik periode Desember 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian adalah seluruh Posyandu ILP di wilayah kerja Puskesmas Wringinanom yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar checklist indikator Posyandu Aktif serta konfirmasi kepada kader posyandu. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebanyak 36 Posyandu ILP dievaluasi. Seluruh posyandu melaksanakan kegiatan rutin bulanan, dan 97,2% memenuhi kriteria jumlah kader minimal. Pelayanan kesehatan ibu, anak, dewasa, dan lansia sebagian besar telah dilaksanakan sesuai konsep siklus hidup. Namun, cakupan pelayanan imunisasi anak masih terbatas dan layanan keluarga berencana belum dilaksanakan secara menyeluruh. Berdasarkan indikator Posyandu Aktif, 97,2% posyandu dikategorikan aktif. Kesimpulan: Sebagian besar Posyandu ILP di wilayah kerja Puskesmas Wringinanom telah memenuhi kriteria posyandu aktif, namun masih diperlukan penguatan pada aspek pelayanan tertentu untuk optimalisasi pelaksanaan ILP .
Downloads
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat,” Jakarta, 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pos Pelayanan Terpadu Integrasi Layanan Primer, ”Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Jakarta, 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Pedoman Transformasi Layanan Kesehatan Primer,” Jakarta, 2022.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023,” Jakarta, 2024.
Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, “Profil Kesehatan Kabupaten Gresik Tahun 2024,” Gresik, 2025.
World Health Organization, “Primary Health Care: Closing the Gap Between Public Health and Primary Care Through Integration,” Geneva, 2018.
World Health Organization, Community-Based Health Services: A Practical Guide to Strengthening Primary Health Care. Geneva: WHO Press, 2019.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Posyandu Integrasi Layanan Primer,” 2023. https://www.kemkes.go.id (diakses Jan. 5, 2026).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,“Pedoman Penyelenggaraan Posyandu,” Jakarta, 2011.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Febrian Chandra Wibowo, Kezia Chriselda Efrayin, Yobby Kurniawan Hadi, Lisa Puspita Angky, Antonius Kevin Khoesasih, Jessica Julia Bulain, Viona Patricia, Amalia Uswatun Chasanah, Ni Nengah Krisnina Fajarini, Vincentius Kevin Sunjaya, Albertus Magnus Yubel Andro, Axela Elisabeth Simon, Belinda Peregrina M. Nahak, Caecilia Elva, Camillians Ninik L. (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









